Baluran Afrika di Indonesia

http://anekatempatwisata.com/wp-content/uploads/2015/06/Taman-Nasional-Baluran-Jawa-Timur.jpg 
 
Taman Nasional Baluran yang berada di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ternyata menyimpan sejuta keindahan. Apa saja?

Bentang alam seluas 25 ribu hektare ini mempunyai beberapa jenis hutan, satwa, tumbuhan. Selain itu, kekayaan bawah lautnya juga menakjubkan. Belum lagi hamparan padang savana yang kini tersisa 5 ribu hektare serasa membawa kita di Afrika.

Tak heran jika padang savana Bekol di Baluran dikenal dengan sebutan “Little Africa”. Berbagai satwa, seperti kerbau, rusa, burung merak, monyet ekor panjang, banteng, bisa dinikmati di padang savana ini.

Salah seorang petugas Taman Nasional Baluran, Agus, menjelaskan bahwa kawanan rusa, merak, dan monyet ekor panjang dapat mudah dijumpai di padang savana, terutama pada pagi dan malam hari. “Untuk banteng sangat jarang sekarang, kalau tahun 2000 lalu masih sering dijumpai di padang savana,” kata Agus.

Ia menyebutkan, berbagai kegiatan wisata bisa dilakukan oleh pengunjung. Selain itu, kegiatan lain seperti penelitian, pengamatan satwa, dan lain-lain juga bisa dinikmati pengunjung. Setidaknya ada sembilan aktivitas yang bisa dinikmati pengunjung di Baluran ini.

Sembilan kegiatan yang dapat dinikmati para pengunjung, yaitu, tracking, pendakian ke Gunung Baluran, pengamatan satwa, pengamatan burung, snorkeling dan diving, canoing, wisata bahari, forografi, dan bersepeda di savanna Bekol dan sekitarnya.


http://anekatempatwisata.com/wp-content/uploads/2015/06/Taman-Nasional-Baluran.jpg

Memasuki Taman Nasional Baluran, kita akan disambut dengan bentang hutan lebat yang dinamakan hutan musim. Setiap musim kemarau, hutan ini selalu kering dan terlihat kecoklatan serta rawan terjadi kebakaran.

Setelah berjalan beberapa kilometer, bentang hutan yang selalu hijau sepanjang tahun dinamakan hutan evergreen. Setelah itu, kita melewati hutan musim lagi sebelum memasuki kawasan padang savana Bekol.

Selama melewati hutan berlapis tadi, pemandangan meanrik bisa kita saksikan dari dalam mobil, beragam satwa liar, seperti monyet ekor panjang, burung merak, ular, serta satwa lainnya terkadang berada di tengah jalan. Di sini kita bisa berhenti dan mendekat dengan pelan-pelan untuk mengabadikan gambar mereka.

Setelah sampai di padang savana Bekol, pengunjung biasanya melihat obyek bentang alam Baluran dari menara. Hamparan savanna, hutan, serta Gunung Baluran dapat kita lihat sejauh mata memandang. Di sebelah selatan ada Gunung Baluran yang dikelilingi hutan lebat, di sebelah selatan ada hamparan savana yang diakhiri dengan lautan luas yang merupakan selat Bali.

Pengunjung juga bisa berjalan-jalan membelah padang savana. Jika beruntung kita bisa melihat kawanan kerbau, rusa, burung merak, monyet ekor panjang, serta aneka satwa lainnya denga jarak yang lumayan dekat untuk mengambil gambar.

Selepas melewati padang savana, pengunjung berada di kawasan Pantai Bama. Pengunjung bisa memilih aneka aktivitas, seperti snorkeling, canoing, maupun diving untuk melihat kekayaan bawah laut Pantai Bama.

Unknown

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 comments: