Berbagi Trip | Teluk Cendrawasih Papua

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5w8ZRdWmmGgonTGVgetHcyPHQZr7iJQxBSDq8NJtG_XrTUG7EgWnsxaN1lT-Q4UxmLaIcwasMDZn-CpZz7mE1IiOiJipXbOjL8qllqOAMJpgjIRW3pOesSeImetn9DZuuP-dZ8XoJxsI/s1600/8.+teluk+cendrawasih.png

Taman nasional dengan luas 1.453.500 hektar ini hampir 90% berupa perairan. Tak mengherankan jika Taman Nasioanal Teluk Cenderawasih menjadi kawasan konservasi laut terbesar dan terluas di Indonesia. Di sini, terdapat 196 jenis moluska dan 209 jenis ikan yang bisa Anda saksikan di alam bawah lautnya. Tak jarang kura-kura, penyu, hiu dan lumba-lumba juga ikut menemani Anda saat menyelam.

http://www.indonesia.travel/assets/img/media/images/upload/poi/Terumbu%20karang%20di%20Pulau%20Wairundi,%20Taman%20Nasional%20Teluk%20Cendrawasih%20(2).jpg

Taman Nasional Teluk Cenderawasih diresmikan pada tahun 1993 oleh Kementerian Kehutanan. Selain menikmati alam bawah lautnya, Anda juga bisa menjelajahi pulau-pulaunya. Pulau Mioswaar, salah satu pulau di tempat wisata di Papua ini, memiliki gua dengan sumber air panas dengan kandungan belerang yang layak Anda kunjungi. Selain Pulau Mioswaar, masih ada Pulau Yoop, Pulau Numfor, Pulau Nusrowi dan pulau-pulau lainnya yang tak boleh Anda lewatkan.

Lokasi  ini secara administratif berada di dua kabupaten yaitu Wondama dan Nabire. Taman nasional ini juga menjadi pusat penelitian hiu paus atau whale shark yang dilakukan oleh pemerintah bekerjasama dengan LSM dalam dan luar negeri.

http://epariwisata.com/wp-content/uploads/Diving-Hiu-Paus.jpg

Unknown

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 comments: